Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
EUR to USD: 1.18122 +0.00170 (+0.14%) GBP to USD: 1.27450 +0.00230 (+0.18%) USD to JPY: 149.23 -0.15 (-0.10%) AUD to USD: 0.66890 +0.00050 (+0.07%) USD to CAD: 1.35670 -0.00080 (-0.06%) USD to CHF: 0.88340 -0.00030 (-0.03%) CNY to USD: 0.13860 +0.00010 (+0.07%) INR to USD: 0.01200 +0.00002 (+0.17%) IDR to USD: 0.000065 +0.0000001 (+0.15%) SGD to USD: 0.74230 +0.00040 (+0.05%) MYR to USD: 0.21450 +0.00020 (+0.09%) THB to USD: 0.02830 +0.00003 (+0.11%) VND to USD: 0.000042 +0.00000005 (+0.12%) KRW to USD: 0.000750 +0.000001 (+0.13%) BRL to USD: 0.19230 +0.00030 (+0.16%) MXN to USD: 0.05890 +0.00010 (+0.17%) RUB to USD: 0.01090 +0.00002 (+0.18%) ZAR to USD: 0.05340 +0.00004 (+0.08%) AED to USD: 0.27230 +0.00001 (+0.004%) SAR to USD: 0.26670 +0.00001 (+0.004%) TRY to USD: 0.03120 +0.00005 (+0.16%)

Kursi Dewan Jadi Sorotan! Aspri Duduk Saat Paripurna DPRD Minut, Rimalda Tiloli Buka Suara.


FokusSulut.online: MINAHASA UTARA — Seorang yang disebut sebagai asisten pribadi (Aspri) anggota DPRD Minahasa Utara (Minut) Rimalda Tiloli menjadi sorotan setelah terlihat duduk di kursi anggota dewan saat rapat paripurna berlangsung.Pada Senin (7/9/26)

Peristiwa itu terjadi ketika Rimalda menyampaikan Laporan Hasil Kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang II Tahun 2026, mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Kauditan dan Kema.

Menanggapi hal tersebut, Rimalda menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui kejadian tersebut karena sedang berada di atas mimbar untuk membacakan laporan hasil reses.

“Saya hadir di paripurna dan sedang membaca laporan hasil reses. Kemudian Aspri saya sedang mengambil video dan tidak sengaja sampai duduk di kursi saya tanpa sepengetahuan saya karena saya sedang ada di atas mimbar,” jelas Rimalda.

Ia mengatakan, setelah mengetahui kejadian tersebut, dirinya langsung menegur asistennya. Yang bersangkutan juga telah mendapat teguran dari Sekretariat DPRD.

“Beliau sudah saya tegur dan sudah ditegur juga oleh Sekretariat Dewan. Ini akan menjadi pelajaran ke depannya,” ujar Rimalda.

Rimalda menegaskan bahwa kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi agar hal serupa tidak kembali terjadi dalam pelaksanaan rapat resmi DPRD. 
Baca Juga
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak