Scroll Untuk Baca Berita Gambar Konten
EUR to USD: 1.18122 +0.00170 (+0.14%) GBP to USD: 1.27450 +0.00230 (+0.18%) USD to JPY: 149.23 -0.15 (-0.10%) AUD to USD: 0.66890 +0.00050 (+0.07%) USD to CAD: 1.35670 -0.00080 (-0.06%) USD to CHF: 0.88340 -0.00030 (-0.03%) CNY to USD: 0.13860 +0.00010 (+0.07%) INR to USD: 0.01200 +0.00002 (+0.17%) IDR to USD: 0.000065 +0.0000001 (+0.15%) SGD to USD: 0.74230 +0.00040 (+0.05%) MYR to USD: 0.21450 +0.00020 (+0.09%) THB to USD: 0.02830 +0.00003 (+0.11%) VND to USD: 0.000042 +0.00000005 (+0.12%) KRW to USD: 0.000750 +0.000001 (+0.13%) BRL to USD: 0.19230 +0.00030 (+0.16%) MXN to USD: 0.05890 +0.00010 (+0.17%) RUB to USD: 0.01090 +0.00002 (+0.18%) ZAR to USD: 0.05340 +0.00004 (+0.08%) AED to USD: 0.27230 +0.00001 (+0.004%) SAR to USD: 0.26670 +0.00001 (+0.004%) TRY to USD: 0.03120 +0.00005 (+0.16%)

Kapolres Bitung Turun Tangan, Dua Kelompok Remaja Kombos dan Pasar Tua Deklarasikan Perdamaian


BITUNG, SulutFokus.Online – Upaya merajut kembali persaudaraan di tengah masyarakat Kota Bitung ditandai dengan Deklarasi Perdamaian antara kelompok Kompleks Kombos (Cantik Manis) dan Pasar Tua (THU), Jumat (18/9/2026).

Momentum tersebut mendapat perhatian langsung dari Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., yang hadir untuk memberikan pesan kepada para remaja agar tidak lagi terlibat dalam pertikaian maupun tindakan kekerasan.

Di hadapan warga dan generasi muda yang hadir, Kapolres menekankan bahwa masa depan para remaja jauh lebih penting daripada mempertahankan perselisihan antarkelompok.

Menurutnya, langkah kepolisian dalam menangani persoalan yang melibatkan anak-anak muda tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga mereka agar tetap memiliki kesempatan meraih masa depan.

“Kami sebenarnya sayang kepada warga Kota Bitung. Adik-adik semua masih mempunyai masa depan yang panjang. Jangan sampai masa depan yang begitu baik menjadi redup karena bermasalah dengan hukum,” ujar AKBP Arie.

Kapolres juga mengajak para orang tua untuk memberikan pendampingan dan perhatian kepada anak-anak mereka. Lingkungan keluarga dinilai memiliki peran penting dalam mengarahkan generasi muda agar mampu menyalurkan energi dan potensi mereka melalui kegiatan yang positif.

“Saya yakin kalian mempunyai prestasi yang hebat jika dibimbing dan diarahkan ke jalan yang benar. Mari kita hilangkan kekerasan, saling menghargai dan menjaga kerukunan. Hargailah orang lain jika kamu ingin dihargai,” pesan Kapolres.

Ia berharap deklarasi tersebut tidak hanya menjadi simbol perdamaian, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati dan menjaga keamanan lingkungan.

Semangat persaudaraan juga menjadi pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempertahankan kerukunan dengan menjadikan prinsip “Torang Samua Basudara” sebagai landasan dalam membangun hubungan sosial.

Deklarasi perdamaian itu dihadiri Camat Maesa Fatmawati Suleman, S.St., Kapolsek Maesa AKP Tuegeh Darus, S.Sos., Danramil, Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama, S.Tr.K., S.I.K., Kasat Intelkam IPTU Christian W.P. Pardede, S.H., M.H., Kasat Sabhara IPTU Suprihadi Wakit Sugianto, S.Sos., Ketua Esa Keter (KEK) Kota Bitung Richard Mamuntu, Ketua HNSI Kota Bitung Mario Mamuntu, Ketua BSMI Kota Bitung H. Sapiin Palakua (H. Tago), serta personel Polres Bitung dan Polsek Maesa.

Sekitar 200 warga dari Kompleks Kombos dan Pasar Tua turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Perdamaian yang dideklarasikan kedua kelompok diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat komunikasi, menjaga ketertiban lingkungan, serta membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan prestasi tanpa dibayangi konflik maupun kekerasan.


(Red_FRT)

Baca Juga
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak