Sulutfokus.Online, Sulut — Puncak peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 di Sulawesi Utara tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Di balik tasyakuran dan pemotongan tumpeng, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Utara menegaskan komitmen mempercepat transformasi pelayanan hukum agar semakin mudah, transparan, akuntabel dan berdampak bagi masyarakat.
Tasyakuran tersebut digelar di Aula Sam Ratulangi, Selasa (19/8/2026), dengan dihadiri jajaran Kanwil Kemenkum Sulut, mitra kerja serta Kepala Balai Pelatihan Hukum Bitung (Bapelkum Bitung) Sudarsono bersama jajaran.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulut Hendrik Pagiling memimpin langsung kegiatan tersebut, didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum Marsono serta Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Apri Listiyanto.
Dalam sambutannya, Hendrik menegaskan bahwa peringatan Hari Pengayoman ke-81 mengusung tema “Transformasi Digital untuk Pelayanan Hukum yang Mengayomi dan Berdampak.”
Tema tersebut menjadi penegasan arah pelayanan hukum yang tidak hanya dituntut semakin modern, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Transformasi digital” menjadi salah satu kata kunci dalam momentum tersebut, seiring tuntutan agar pelayanan hukum dapat berlangsung lebih cepat, mudah, transparan dan akuntabel.
Momentum tasyakuran juga dirangkaikan dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur atas perjalanan pengabdian Kementerian Hukum.
Selain itu, Hendrik Pagiling menyerahkan piagam penghargaan atas nama Menteri Hukum kepada sejumlah mitra kerja dan jajaran Kanwil Kemenkum Sulut.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan, kolaborasi, dedikasi serta kontribusi dalam memperkuat pelaksanaan pelayanan hukum di Sulawesi Utara.
Hendrik juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran, termasuk Bapelkum Bitung dan para mitra kerja yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Pengayoman ke-81.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan kolaborasi perlu terus diperkuat agar pelayanan hukum ke depan semakin mampu mengayomi sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Peringatan Hari Pengayoman ke-81 sendiri sebelumnya telah diisi dengan berbagai agenda, mulai dari kegiatan sosial dan pelayanan publik hingga olahraga, ziarah dan tabur bunga serta kegiatan kebersamaan jajaran.
Tasyakuran tersebut kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dan pelayanan, sekaligus mendorong transformasi digital di bidang hukum agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
Red/Hs